Jahitan melahirkan normal maksudnya gimana, sih? Yuk cek penjelasannya

Jahitan melahirkan normalJahitan melahirkan normal apa maksudnya? Jahitan pasca melahirkan memang kadang jadi dilema untuk kaum ibu. Terlebih jika ibu muda yan baru pertama kali melahirkan, jahitan rasanya adalah suatu hal yang mengerikan. Dalam kesempatan kali ini kita ulas yuk, soal jahitan dan cara merawatnya. Ada beberapa ulasan namun yang pasti kita akan banyak bicara soal jahitan.

Nah, jahitan pasca melahirkan normal ada beberapa kondisi. Biasanya terdiri dari beberapa level. Kali ini bunda bisa mencoba memahami pengertian jahitan dan juga ragamnya. Semoga bermanfat, mari kita simak bunda, agar lebih cepat paham.

Jahitan melahirkan normal apa, sih?

Adalah jahitan seperti halnya jahitan medis seperti biasa. Namun diakibatkan oleh robekan pada vagina sampai peripeneum. Robekan inilah yang dijahit dan biasanya terdapat rasa nyeri, pegal, memar atau semisalnya yang mengakibatkan tidak nyaman.

Jahitan ini butuh penanganan agar cepat kering. Karena jika tidak, jahitan justru akan semakin lebar serta menimbulkan rasa tidak nyaman untuk ibu.

Level Robekan Setelah Melahirkan

Ada beberapa robekan setelah melahirkan. Ada yang bisa sembuh dengan sendirinya, tidak perlu jahitan. Ada juga yang harus dijahit. Bahkan ada yang perlu penanganan khusus. Jadi mari kita cek.

  1. Level Satu

Robek hanya pada kulit. Bisa sembuh dengan cepat, tanpa harus ada pengobatan khusus. Lukanya juga ringan, mudahnya bisa didiamkan juga sembuh. Meski begitu ibu harus istirahat dahulu.

  1. Level dua

Melibatkan kulit, jaringan vagina dan otot. Harus dijahit dengan serius. Tapi belum sampai masuk ke ruang operasi, bidan biasa bisa melakukannya.

  1. Level tiga

Cukup parah. Karena robekan ini sampai ke sekitar anus. Harus masuk ke ruang operasi dan bisa jadi jahitannya banyak. Penanganan atau penyembuhan bisa berminggu-minggu.

  1. Level empat

Parah. Robekannya hingga ke usus. Harus masuk ruang operasi untuk proses penjahitannya. Harus diwaspadai, karena bisa mengakibatkan komplikasi penyakit meski sudah dijahit. Dianjurkan agar intens konsultasi ke dokter. Robekan ini cukup langka, karena biasanya hanya terjadi pada:

  • Sungsang
  • Bantuan forceps
  • Ada riwayat robekan 3 atau 4 pada persalinan sebelumnya
  • Terlalu lama mengejan
  • Berat bayi lebih dari 4kg

Cara Merawat Jahitan

Memang tidak semua, tapi rata-rata ibu melahirkan anak dapat jahitan setelah melahirkan. Dari sini kita bisa pahami kalau perawatan pasca melahirkan sangat penting. Bagaimana cara merawarnya? Simak yuk.

  • Jangan sembarangan gerak. Ketika duduk usahakan di kursi kalau terpaksa duduk, pakai bantal untuk duduk dan perlahan saja.
  • Jangan angkat beban dahulu. Sebaiknya stop angkat beban berat apapun itu.
  • Kompres luka tiap pagi dan sore
  • Bersihkan luka tiap buang air
  • Usahakan senam kegel setiap hari
  • Cukup asupan nutrisi

Demikian informasi yang bisa kami berikan untuk bunda semua. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

Related Posts